Hukum Suara.com - BEKASI – Wajah pelayanan publik di Kabupaten Bekasi kini merambah hingga ke area parkir pabrik. Tim Pembina Samsat Kabupaten Bekasi resmi meluncurkan Operasi Khusus KTMDU (Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang) dengan strategi yang tak biasa: door-to-door langsung ke perusahaan-perusahaan di kawasan industri terbesar di Bekasi.
Alih-alih menunggu di jalan raya, petugas kini melakukan "jemput bola" untuk menyisir aset kendaraan yang belum menunaikan kewajiban pajaknya. Langkah ini diambil bukan sekadar untuk penegakan aturan, melainkan sebagai bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah dan sektor swasta demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Operasi yang juga dikenal dengan sandi KAMU (Kendaraan Aktif Melakukan Update) ini menyasar area-area parkir industri yang menjadi kantong mobilitas ribuan karyawan. Petugas gabungan melakukan pengecekan status pajak pada unit kendaraan operasional perusahaan maupun kendaraan pribadi milik karyawan.
"Kami ingin menjadikan tertib pajak sebagai bagian dari budaya kerja di sektor industri. Dengan mendatangi langsung lokasi kerja, kami memangkas hambatan waktu yang selama ini menjadi alasan utama para karyawan atau pihak perusahaan menunda pembayaran pajak," ujar salah satu perwakilan tim operasi di lapangan.
Salah satu poin menarik dari operasi khusus ini adalah hadirnya Layanan Konsultasi Instan. Jadi, alih-alih merasa terancam, pemilik kendaraan yang terjaring justru mendapatkan kemudahan berupa:
Pengecekan Real-Time: Verifikasi status pajak dalam hitungan detik melalui sistem digital terintegrasi.
Literasi Bayar dari Meja Kerja: Edukasi penggunaan aplikasi pembayaran online yang memungkinkan karyawan melunasi pajak tanpa perlu izin keluar kantor.
Audit Aset Operasional: Membantu pihak Management atau HRD melakukan inventarisasi status legalitas armada perusahaan agar operasional bisnis tetap aman dan berizin.
Pihak otoritas menekankan bahwa setiap rupiah pajak yang terkumpul dari sektor industri adalah "bahan bakar" utama bagi pembangunan infrastruktur di Bekasi. Sebagai pusat manufaktur nasional, kelancaran logistik di Bekasi sangat bergantung pada kualitas jalan dan fasilitas publik yang dibiayai oleh pajak kendaraan bermotor.
"Mobilitas industri yang cepat membutuhkan jalan yang mulus. Kontribusi pajak inilah yang menjamin rantai pasok industri tetap berjalan lancar tanpa kendala infrastruktur," tambahnya. Bagi perusahaan di wilayah Kabupaten Bekasi yang ingin melakukan pemutihan data aset secara kolektif atau mengajukan kunjungan Samsat Keliling ke area pabrik, dapat segera berkoordinasi dengan kantor Samsat Induk terdekat.
Penulis : Kinah
