Hukum Suara.Com KARAWANG — Suasana patriotisme menggelora dari Kota Padi. Memasuki usia ke-81 tahun, Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menegaskan posisinya sebagai benteng pertahanan utama penjaga kedaulatan NKRI.
Momen bernilai sejarah ini mendapat tempat istimewa di hati Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh. Lewat pesan kebangsaan yang sarat makna, Aep menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi tanpa batas dalam menjaga ketenteraman masyarakat.
"Teguh menjaga persatuan, profesional dalam pengabdian, dan senantiasa siap mengawal kedaulatan NKRI. Semoga TNI semakin solid, tangguh, dan profesional sebagai garda terdepan mewujudkan Indonesia Maju. Jaya di darat, laut, dan udara!" tegas Aep Syaepuloh.
Garda Terdepan di Lumbung Pangan dan Industri
Peringatan Dirgahayu TNI tahun ini melampaui seremoni rutin berbalut seragam loreng. Di Karawang—wilayah krusial yang menyangga ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi salah satu pusat industri terbesar—peran TNI terasa nyata dan menyentuh aspek kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi Pemkab Karawang dan jajaran TNI konsisten mewujud dalam berbagai aksi konkret:
Pengamanan Kawasan Strategis: Menjaga iklim investasi dan objek vital nasional agar iklim ekonomi daerah tetap kondusif.
Respon Cepat Bencana: Menyatu dengan warga di garis depan saat terjadi krisis dan bencana alam.
Kemanunggalan Pertanian: Mengawal program ketahanan pangan daerah demi mengamankan lumbung padi nasional.
Semboyan "Bersama Rakyat, TNI Kuat" pun dibuktikan bukan sekadar pemanis panggung upacara, melainkan komitmen hidup untuk memajukan Karawang dan mengawal Indonesia Maju.
Penulis : Kinah
