Bebaskan 1,9 Km Saluran Mampet, PUPR Karawang Amankan ‘Urat Nadi’ Air Sawah Tempuran



Hukum Suara.com, KARAWANG — Ancaman lumpur dan gulma liar yang mengintai Jalur Pembuang (SP) Rawakandang/Barugbug akhirnya resmi ditumpas. Guna mencegah luapan air dan memastikan pasokan irigasi tetap mengalir deras, Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Karawang menggerakkan armada alat berat langsung ke Desa Tempuran, Kecamatan Tempuran.

Proyek yang dieksekusi sejak 2 September 2026 ini menyasar pembersihan total saluran sepanjang 1.900 meter. Langkah ini diambil untuk mengikis habis sedimentasi lumpur yang mengendap bertahun-tahun sekaligus menyapu bersih tanaman liar pemicu bottleneck aliran air.

"Pengerukan sepanjang hampir dua kilometer ini adalah langkah preventif yang sangat krusial. Kita tidak ingin aliran terhenti hanya karena sedimen. Konektivitas air dari hulu sampai ke hilir wajib hukumnya lancar tanpa hambatan," tegas perwakilan Dinas PUPR Karawang.

Penanganan cepat ini langsung membawa dampak nyata bagi masyarakat sekitar:

  • Napas Lega Bagi Petani: Suplai air ke petakan sawah kini mengalir mulus tanpa tersumbat lumpur, menjamin produktivitas pertanian Tempuran tetap terjaga.

  • Benteng Pencegah Luapan: Kapasitas tampung pembuang meningkat signifikan, mempercepat pembuangan debit air berlebih menuju hilir saat intensitas hujan tinggi.

Kini, SP Rawakandang/Barugbug kembali bernapas lega. Terbebasnya saluran vital ini dari kepungan sedimen memberikan jaminan rasa aman, baik untuk keberlangsungan panen petani maupun perlindungan pemukiman warga dari potensi genangan.

Penulis : Kinah