Hukum Suara. Com KARAWANG – Anggapan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selalu identik dengan performa yang lambat dan membebani anggaran daerah tampaknya berhasil dipatahkan di Karawang. Memasuki usia ke-39, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Tarum Kabupaten Karawang justru tengah pamer taji lewat transformasi bisnis yang agresif dan rekor finansial yang berkilau.
Bukan sekadar perayaan tiup lilin biasa, momentum HUT tahun ini menjadi panggung pembuktian bagi Tirta Tarum. Mengusung visi "Mewujudkan Layanan Berkeadilan Menuju Karawang yang Maju, Sehat, dan Lestari," BUMD ini mengirimkan pesan kuat: air bersih bukan komoditas komersial semata, melainkan hak dasar yang wajib mengalir setara hingga ke pinggiran desa.
Indikator paling valid dari kesehatan sebuah korporasi adalah angka-angka di atas meja audit. Berdasarkan laporan Kantor Akuntan Publik (KAP) Bambang Sudaryono & Rekan per 31 Desember 2025, PERUMDAM Tirta Tarum sukses mengamankan predikat Wajar Sesuai Dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Publik (SAK EP).
Jika menilik rapor tiga tahun terakhir, grafik keuangan korporasi ini tidak hanya naik, melainkan melompat:
2023: Mengantongi laba bersih Rp 8,1 Miliar dan menyetor dividen Rp 4,4 Miliar.
2024: Laba bersih mendaki ke angka Rp 11,1 Miliar dengan kontribusi dividen Rp 6,1 Miliar.
2025: Mencapai puncaknya dengan raihan laba bersih fantastis senilai Rp 17,2 Miliar, di mana dividen jumbo sebesar Rp 9,4 Miliar siap digelontorkan ke kas daerah pada tahun buku 2026.
Dalam tempo 36 bulan, kemampuan perusahaan mencetak laba bersih meroket lebih dari 100 persen. Sebuah lonjakan performa yang memantapkan posisinya sebagai BUMD berkategori "Baik dan Sehat" versi evaluasi BPKP Jawa Barat.
Dengan fondasi keuangan yang kokoh, Tirta Tarum langsung tancap gas memperluas jangkauan operasionalnya. Saat ini, kepanjangan tangan pelayanan mereka telah menyentuh 28 kecamatan melalui sokongan 10 Kantor Cabang dan 11 Kantor Unit/IKK.
Namun, manajemen tidak mau berpuas diri. Menghadapi target Rencana Bisnis hingga tahun 2028, perusahaan memilih memecah keterbatasan dana APBD dengan membuka keran investasi swasta. Skema Kemitraan dengan Badan Usaha (KPBU) pun dipacu untuk mendongkrak kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM):
Jalur Selatan & Barat: Pembangunan jaringan pipa baru dikebut untuk menembus wilayah menantang di Telukjambe Barat, Tegalwaru, dan Pangkalan.
Suntikan SPAM Regional: Tambahan pasokan masif sebesar 350 Liter/Detik.
Aliansi Bisnis (Masing-masing 100 L/Detik): Kerja sama strategis untuk mengamankan pasokan air di empat titik krusial: Kecamatan Klari, Majalaya, Cikampek, dan Rengasdengklok.
Langkah berani ini sekaligus menjadi komitmen nyata dalam menyukseskan agenda global Sustainability Development Goals (SDGs) di bidang sanitasi dan kesehatan lingkungan.
"Keadilan dalam pelayanan air minum menjadi prinsip utama. Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal, tidak boleh ada wilayah di Kabupaten Karawang yang terabaikan," tegas manajemen Tirta Tarum dalam rilis resminya.
Di tengah ancaman penyusutan sumber air baku dan lonjakan populasi perkotaan, Tirta Tarum memilih bertaruh pada sistem distribusi yang transparan dan responsif daripada sekadar mengejar angka penjualan.
Menyeimbangkan kerja keras korporasi, selebrasi hari jadi kali ini dikemas lewat aksi nyata yang menyentuh pelanggan sekaligus internal pegawai melalui 5 agenda utama:
Fasilitas Premium: Peresmian Gedung Pelayanan Baru Cabang Karawang demi kenyamanan ekstra bagi warga.
Loyalitas Pelanggan: Pengundian hadiah menarik untuk mengapresiasi pelanggan yang tertib.
Filantropi: Pemberian santunan bagi anak yatim sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
ApresiasiSDM: Penghargaan Best Employee dengan hadiah utama ibadah Umroh gratis bagi pegawai teladan.
Solidaritas Internal: Pengundian doorprize untuk memupuk kekompakan tim di seluruh lini.
Dengan pengelolaan manajemen modern, transparansi audit, dan keberanian melakukan ekspansi investasi, Tirta Tarum membuktikan bahwa BUMD bisa bergerak secepat korporasi swasta murni. Persis seperti moto penutup yang kini melekat pada mereka: “Siap Jaya Bersama, Go Sprint!”
Sumber Data: Rilis Resmi PERUMDAM Tirta Tarum Kabupaten Karawang (25 Mei 2026).
Penulis : kinah