HukumSuara com,KARAWANG – Di salah satu sudut kota ini, waktu rasanya berhenti buat Mak Mutiah (66 tahun). Badan yang sudah tidak muda ini terpaku hanya di atas dipan kayu – kaki yang membengkak parah karena kekurangan kalium ekstrem bikin dia tidak bisa jalan sama sekali. Tapi yang lebih menyakitkan bukan cuma badan yang sakit, melainkan rumahnya yang sudah hampir roboh karena rayap dan cuaca yang kejam!
Hingga suatu hari Senin, kesunyian di rumahnya tiba-tiba terpecah. Bukan karena suara angin atau hujan, tapi karena kedatangan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh – yang datang bukan cuma bawa ucapan, tapi juga harapan yang hampir hilang dari kehidupan Mak Mutiah!
Kunjungan ini bukan cuma acara seremonial lho! Bupati Aep langsung mengambil tindakan ganda buat bantu Mak Mutiah bangkit kembali.
EVAKUASI MEDIS SEGERA! – Tanpa basa-basi dan proses yang panjang, dia langsung kasih instruksi: besok paginya, ambulans akan jemput Mak Mutiah ke RSUD Karawang. Masalah kekurangan kalium yang bikin kaki membengkak akan ditangani secara khusus, biar nanti dia bisa jalan lagi seperti dulu!
RUMAH AKAN DIBANGUN KEMBALI! – Lihat kondisi rumah yang sudah rata dengan tanah, Bupati langsung aktifin Program Rumah Layak Huni (Rulahu). Tidak ada lagi reruntuhan yang bakal jadi tempat tinggalnya!
Ada momen yang sangat hangat yang tertangkap kamera saat Bupati Aep berbisik dengan bahasa Sunda yang penuh perhatian:
"InsyaAllah besok langsung kita bangun ya, Mak. Supados rumahnya merenah tumaninah..." sambil erat menggenggam tangan Mak Mutiah.
Kata "merenah tumaninah" bukan cuma artinya rumah yang nyaman dari segi fisik aja, tapi juga tempat yang bikin hati merasa aman dan damai. Bagi Mak Mutiah, ini adalah jaminan bahwa dia tidak akan menghabiskan masa tuanya di bawah reruntuhan!
CATATAN REDAKSI: BIROKRASI YANG PEDULI, BISA BERUBAH SEGERA!
Apa yang dilakukan Pemkab Karawang kali ini adalah contoh nyata dari "Birokrasi Empatik". Biasa saja, masalah kesehatan dan tempat tinggal dikelola oleh dinas yang berbeda – Dinas Kesehatan cuma ngurusin sakit, Dinas Sosial cuma ngurusin rumah.
Tapi kali ini, Bupati Aep bawain kepala semua OPD langsung ke lapangan, bikin semua masalah bisa diselesaikan dalam satu hari aja! Tidak ada lagi benang kusut administrasi yang bikin warga menunggu lama. Ini adalah model kepemimpinan yang cepat tanggap dan patut jadi contoh baru untuk pelayanan publik di mana saja!
Penulis': kinah