Hukum Suara.com KOTABARU – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tarum Cabang Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam memperkokoh kedaulatan air bersih di wilayah Kabupaten Karawang. Kali ini, sebuah agenda pengerjaan infrastruktur berskala menengah tengah dipacu guna memastikan stabilitas pasokan air bagi ribuan pelanggan dalam jangka panjang.
Fokus pengerjaan kali ini adalah proses pengoneksian pipa distribusi primer berdiameter 200mm x 150mm. Titik vital proyek ini berlokasi di Jl. Pematang Garuda, Dusun Kertamulya, Desa Balonggandu. Sebagai dampak dari penguatan jaringan ini, pendistribusian air ke wilayah layanan Cabang Kotabaru akan mengalami jeda operasional untuk sementara waktu.
Manajemen Perumdam Tirta Tarum menyadari sepenuhnya bahwa air merupakan denyut nadi aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, langkah mitigasi dini menjadi kunci agar kenyamanan pelanggan tidak terganggu secara drastis selama masa transisi pengerjaan.
Pelanggan sangat disarankan untuk melakukan "audit mandiri" terhadap cadangan air di rumah maupun tempat usaha masing-masing sebelum jadwal pengerjaan dimulai.
"Kami mengimbau masyarakat segera mempersiapkan penampungan air cadangan. Langkah ini sangat krusial agar aktivitas domestik tetap berjalan normal saat tim teknis kami bekerja di lapangan untuk memperkuat jaringan," tulis rilis resmi manajemen Perumdam Tirta Tarum.
Bukan sekadar perbaikan biasa, pengerjaan ini dilakukan dengan target akselerasi tinggi. Tim teknis pilihan telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan setiap sambungan pipa terpasang sempurna dengan durasi sesingkat mungkin. Langkah cepat ini diambil demi meminimalisir gangguan terhadap aktivitas harian pelanggan.
Pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul selama proses peningkatkan infrastruktur ini berlangsung.
"Investasi pada infrastruktur pipa ini adalah modal kami untuk memberikan layanan yang lebih andal di masa depan. Kami mohon doa dan dukungan dari pelanggan agar semua berjalan sesuai rencana tanpa kendala teknis berarti," tambahnya.
Selain imbauan menabung air, pelanggan juga diingatkan untuk menjaga keamanan instalasi di rumah. Menutup rapat keran air saat aliran terhenti adalah prosedur standar yang sangat disarankan. Hal ini bertujuan untuk mencegah pemborosan saat air mulai mengalir kembali dan menjaga stabilitas tekanan pada jaringan pipa dalam rumah.
Pelanggan dapat terus memantau update terkini mengenai status pengerjaan dan waktu normalisasi aliran melalui kanal media sosial resmi Perumdam Tirta Tarum agar tidak tertinggal informasi penting.
