"Jamin Sahur Aman, Pemkab Karawang Siapkan 6.000 Paket Sembako Murah untuk Warga"

 


Suara Hukum.Live - KARAWANG – H-1 menuju bulan suci Ramadhan selalu punya cerita. Di tengah keriuhan tradisi munggahan yang memadati Pasar Johar dan Pasar Baru, Sabtu (28/2), suasana mendadak pecah saat Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, muncul di tengah kerumunan.

Bukan sekadar seremonial, kehadiran orang nomor satu di Karawang ini didampingi langsung oleh Kapolres dan Dandim 0604 Karawang. Misinya satu: memastikan piring nasi warga Karawang tetap aman saat sahur pertama besok.

Ada pemandangan unik saat rombongan menyisir satu per satu lapak pedagang. Alih-alih tegang karena disidak, para pedagang justru menyambut hangat. Menariknya, barisan "pengawal" tak resmi—alias emak-emak—setia mengekor di belakang Bupati.

Suasana cair saat bisikan-bisikan jenaka khas Sunda terdengar di antara tumpukan cabai dan bawang. “Pak, hoyong eta atuh!” (Pak, mau itu dong!), celetuk seorang ibu sambil menunjuk dagangan, yang langsung disambut tawa renyah oleh Bupati Aep dan jajaran Forkopimda.

"Alhamdulillah, sejauh ini harga-harga di lapangan relatif stabil. Suplai bahan pokok pun terjaga dengan baik. Kita ingin pastikan masyarakat bisa menyambut Ramadhan dengan tenang tanpa dihantui kelangkaan barang," ujar H. Aep Syaepuloh di sela-sela interaksinya dengan warga.

Pemerintah Kabupaten Karawang tidak datang dengan tangan hampa. Menyadari potensi fluktuasi harga akibat tingginya permintaan, Pemkab telah menyiapkan 'senjata' khusus untuk menjaga isi dompet masyarakat.

Sebanyak 6.000 paket sembako telah disiapkan untuk Operasi Pasar Murah (OPM). Paket-paket ini akan segera digelontorkan ke berbagai titik di wilayah Karawang guna mengintervensi pasar dan menjamin keterjangkauan harga bagi warga menengah ke bawah.

Kunjungan ini menunjukkan sisi jurnalisme yang berbeda: bahwa kebijakan publik bukan hanya soal angka inflasi, tapi juga soal kehadiran di lapangan. Dari pantauan harga daging hingga momen "nge-war" daster bareng warga, Pemkab Karawang berupaya memastikan bahwa Ramadhan tahun ini diawali dengan senyum, bukan beban.

Kini, warga Karawang bisa bernapas lega. Dengan stok yang aman dan intervensi pasar yang siap meluncur, fokus masyarakat kini tinggal satu: khusyuk menjalani ibadah di bulan penuh berkah.

Penuls : dewa