Hukum Suara.com, CIKAMPEK – Kabupaten Karawang kembali menunjukkan tajinya sebagai lumbung pangan nasional melalui aksi nyata di sektor agraris. Selaras dengan visi Astacita Presiden Prabowo Subianto mengenai kedaulatan pangan, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menggandeng Kapolres Karawang AKBP Edwar Zulkarnain untuk melakukan penanaman jagung pipil secara massal di lahan PT Pulau Intan, Cikampek.
Langkah ini menandai babak baru kolaborasi antara eksekutif dan aparat penegak hukum (Polri) dalam memanfaatkan lahan produktif demi stabilitas ekonomi masyarakat.
Dalam agenda ini, Polres Karawang memberikan dukungan taktis berupa 30 kg benih jagung pipil kering siap tanam. Inisiatif ini merupakan bagian dari peran aktif kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus menjadi stimulus bagi pemanfaatan lahan-lahan tidur di wilayah hukum Karawang.
"Ketahanan pangan adalah pilar utama ketahanan nasional. Kehadiran TNI dan Polri yang bahu-membahu bersama Pemerintah Daerah menjadi jaminan bahwa swasembada yang dicitakan Presiden akan berakar kuat dari tanah Karawang," ujar Bupati Aep di sela-sela penanaman.
Komitmen Pemda Karawang tidak berhenti pada simbolis semata. Di bawah kepemimpinan Bupati Aep, bantuan pertanian didorong hingga ke unit terkecil petani. Data menunjukkan kontribusi signifikan melalui:
Distribusi Benih: Penyaluran 600 kg benih jagung hybrid yang menyasar 46 kelompok tani.
Cakupan Wilayah: Bantuan ini tersebar merata di 27 kecamatan di Karawang.
Proyeksi Lahan: Memastikan optimalisasi lahan seluas 60 hektare guna meningkatkan produktivitas jagung daerah.
Menariknya, semangat ketahanan pangan ini dibawa hingga ke dalam ruang formal birokrasi. Bupati Aep kini menerapkan kebijakan hidangan hasil bumi lokal untuk setiap jamuan di kantornya. Menu rebusan seperti ubi, jagung, dan kacang tanah hasil keringat petani lokal kini menjadi jamuan utama bagi para tamu.
"Ini bukan sekadar menu makanan, tapi bentuk keberpihakan dan promosi nyata bagi produk petani kita. Kami ingin menunjukkan bahwa pangan lokal Karawang punya kualitas kelas satu," tambahnya.
Optimisme besar menyelimuti agenda penanaman ini. Sinergi antara Pemda, TNI, Polri, dan masyarakat sipil dianggap sebagai modal sosial terkuat untuk mewujudkan kemandirian bangsa.
"Kekompakan adalah kunci. Saat instansi bersatu dan masyarakat bergerak, ketahanan pangan bukan lagi target di atas kertas, melainkan fondasi bagi kemajuan Indonesia di masa depan," pungkas Bupati Aep dengan optimis.
Penulis : Kinah
