"Satu Komando Kemanusiaan: Bupati Karawang Terima 1.000 Paket Makanan untuk Pengungsi dari Sektor Industri"

 


Hukum Suara.com.KARAWANG – Di tengah kepungan banjir yang menguji ketangguhan Kabupaten Karawang, sebuah gelombang kepedulian masif muncul sebagai oase bagi para pengungsi. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara eksplisit memberikan apresiasi tinggi kepada puluhan perusahaan yang telah melampaui batas kewajiban korporasi demi menjalankan misi kemanusiaan terpadu.

Bagi Bupati, derasnya dukungan ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan pernyataan sikap bahwa sektor industri berdiri tegak di samping masyarakat saat Karawang memanggil.

Momentum solidaritas ini diperkuat dengan kehadiran Komandan Kodim (Dandim) dan Sekretaris Daerah (Sekda) yang mendampingi Bupati saat menerima secara simbolis 1.000 paket makanan siap saji. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa penanganan bencana di Karawang dilakukan secara terintegrasi antara eksekutif, TNI, dan dunia usaha.

"Kami merasa bangga dan bersyukur. Di tengah situasi sulit ini, seluruh elemen bangsa—terutama sektor industri—memilih untuk turun tangan langsung. Kehadiran bantuan ini adalah energi besar bagi saudara-saudara kita di pengungsian," tegas Bupati Aep di sela-sela peninjauan.

Untuk menjamin akurasi dan kecepatan, puluhan perusahaan telah mengonsolidasikan bantuan mereka melalui satu pintu koordinasi, yakni Pemerintah Kabupaten Karawang dan BPBD (@bpbdkrwkab). Strategi manajemen logistik ini diterapkan untuk mencapai tiga target utama. Mencegah terjadinya ketimpangan bantuan antar titik pengungsian. Memastikan bantuan makanan dan kebutuhan pokok langsung menyentuh dapur umum tanpa birokrasi yang berbelit. Menjamin setiap kontribusi sektor swasta tercatat secara akuntabel dan tersalurkan sesuai skala prioritas di lapangan.

Menutup pernyataannya, Bupati Aep memberikan pesan emosional sekaligus mendoakan keberlangsungan dunia usaha yang telah menunjukkan kepeduliannya. Beliau meyakini bahwa kemurahan hati korporasi di masa krisis akan berdampak positif pada keberlanjutan ekonomi daerah.

"Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan pembuka pintu rejeki bagi seluruh keluarga besar perusahaan yang terlibat. Gotong royong tanpa sekat inilah yang menjadi fondasi mengapa Karawang tetap kuat menghadapi ujian apa pun," pungkasnya.

Penulis : Kinah