Hukum Suara.com, BEKASI — Melintasi bentang pulau dan samudra, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi membuktikan bahwa kepedulian sosial tak terbatas oleh sekat wilayah. Bergerak cepat merespons musibah gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Dishub Kab. Bekasi resmi melepas armada bantuan logistik mendesak menuju titik-titik pengungsian terdepan.
Langkah strategis ini mempertegas peran Dishub yang tak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas jalan raya, tetapi juga sigap menjadi garda depan dalam manajemen krisis dan aksi kemanusiaan.
Pemberangkatan bantuan secara resmi hari ini mengangkut berbagai kebutuhan krusial bagi warga terdampak:
Ketahanan Pangan: Bahan makanan pokok siap olah dan pasokan air bersih.
Kesehatan & Sanitasi: Obat-obatan darurat, first-aid kit, serta sarana sanitasi keluarga.
Kelompok Rentan: Perlengkapan bayi, popok, susu, serta asupan nutrisi khusus.
Tidak sekadar menyalurkan barang, Dishub Kab. Bekasi menerapkan sistem manajemen rantai pasok terpadu. Tim teknis di lapangan disiagakan untuk berkoordinasi langsung dengan jaringan transportasi antarwilayah, memetakan rute darat terkondisi, hingga mengawal kelancaran alur penyeberangan laut agar logistik tiba dengan cepat dan tepat sasaran di Flores.
"Duka masyarakat Flores adalah duka warga Kabupaten Bekasi juga. Kesiapan armada serta kepastian jalur distribusi yang aman dan responsif menjadi prioritas utama kami di lapangan," tegas perwakilan Dishub Kab. Bekasi di sela pelepasan armada.
Aksi nyata ini menjadi simbol kuat solidaritas dan kesetiakawanan sosial dari Bekasi untuk Indonesia. Doa dan dukungan terbaik terus mengalir bagi pemulihan saudara-saudara kita di timur Nusantara. Tetap kuat, Flores! Tetap tangguh, NTT!
