Sapu Bersih 'Truk Obesitas' di KM 29: Strategi Kolaboratif Tertibkan Jalur Utama Jakarta-Cikampek



Hukum Suara.com -  CIKARANG BARAT — Laju armada logistik bertonase jumbo yang melintas di Jalur Tol Jakarta-Cikampek kini berada dalam pengawasan ketat. Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, PT Jasa Marga, Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, serta Patroli Jalan Raya (PJR) Korlantas Polri menggelar penertiban intensif di kawasan KM 29, Cikarang Barat.

Fokus utama aksi ini menyasar satu ancaman klasik jalan raya: kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang kerap memicu kerusakan infrastruktur serta risiko kecelakaan fatal.

Edukasi Langsung di Atas Aspal

Bukan sekadar razia statis, penertiban kali ini mengombinasikan pemeriksaan teknis dengan edukasi persuasif. Petugas menghentikan armada barang yang terindikasi melebihi kapasitas fisik maupun muatan, mengukur dimensi karoseri secara presisi, serta memeriksa kelengkapan dokumen operasional.

Para sopir yang terjaring tak hanya diajak berdialog mengenai regulasi batas beban, tetapi juga diberi pemahaman teknis tentang bahaya nyata mengemudikan "truk obesitas"—mulai dari risiko rem blong hingga manuver kendaraan yang hilang kendali.

Pengamanan teknis di lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Induk PJR Tol Jakarta-Cikampek, Kompol Sandy Titah Nugraha. Kehadiran personel PJR memastikan proses inspeksi berjalan taktis dan terukur tanpa mengganggu ritme arus lalu lintas di salah satu ruas tol terpadat di Indonesia tersebut.

Langkah tegas ini menegaskan bahwa penanganan ODOL membutuhkan sinergi lintas sektor, tak hanya mengandalkan petugas di lapangan tetapi juga kesadaran para pemilik usaha angkutan.

"Kepatuhan terhadap aturan dimensi dan muatan kendaraan merupakan tanggung jawab bersama," tegas Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Firman Arief Sembada. Ia menekankan agar para pengusaha logistik segera menyesuaikan standar operasional armada mereka demi keselamatan publik.

Aksi terpadu di KM 29 ini menjadi pesan kuat bagi industri transportasi darat: keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lain adalah prioritas mutlak yang tak bisa ditawar oleh kejar tayang muatan.