Genjot Infrastruktur Pesisir: Jalan Gembongan–Muarabaru Karawang Dikebut, Ditarget Mulus dalam Waktu Dekat

 


Hukum Suara.com KARAWANG — Aspal berlubang dan akses berdebu di jalur pesisir Cilamaya kini mulai berbilang hari. Pemerintah Kabupaten Karawang secara masif terus melancarkan akselerasi pembenahan infrastruktur jalan demi memutus isolasi ekonomi dan kenyamanan mobilitas warga.

Salah satu titik fokus utama saat ini adalah Ruas Jalan Gembongan–Muarabaru, Kecamatan Cilamaya. Memasuki pekan ke-5 pengerjaan, proyek peningkatan dan pelebaran jalan tersebut terus dikebut dengan ritme presisi tinggi.

Langkah perbaikan ini tidak dilakukan secara asal tumpal. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa pengerjaan fisik di lapangan dibagi ke dalam enam segmen teknis. Strategi ini diambil guna menjamin daya dukung beton/aspal sesuai dengan karakteristik beban jalan di setiap titik.

Berikut rincian teknis pembagian segmen pengerjaan:

  • Segmen 1: Panjang 494,00 meter | Lebar 4,00 meter

  • Segmen 2: Panjang 62,00 meter | Lebar 4,50 meter

  • Segmen 3: Panjang 1.016,00 meter | Lebar 5,00 meter (Segmen krusial & terpanjang)

  • Segmen 4: Panjang 824,00 meter | Lebar 0,50 meter (Pelebaran bahu jalan)

  • Segmen 5: Panjang 539,00 meter | Lebar 1,00 meter (Pelebaran bahu jalan)

  • Segmen 6: Panjang 89,00 meter | Lebar 1,50 meter

Jalur Gembongan–Muarabaru selama ini dikenal sebagai urat nadi vital transportasi warga, petani, hingga pelaku usaha perikanan di wilayah Cilamaya. Kerusakan jalan yang terjadi sebelumnya tak jarang memicu risiko kecelakaan serta memperlambat laju distribusi barang.

Dengan pelebaran hingga mencapai lebar 5 meter pada segmen utama, jalan ini diproyeksikan bakal memangkas waktu tempuh dan memperlancar konektivitas ekonomi antarwilayah pesisir menuju pusat perkotaan.

"InsyaAllah, dalam waktu dekat ruas jalan yang sebelumnya rusak akan berubah total menjadi jalur yang mulus, nyaman, dan aman untuk dilalui," ungkap Bupati Aep Syaepuloh saat meninjau progres pembangunan.

Di akhir keterangannya, Orang Nomor Satu di Karawang tersebut menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga dan mengawasi setiap proses pembangunan daerah.

"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh Wargi Karawang agar proyek ini selesai tepat waktu tanpa kendala berarti. Pembangunan ini milik bersama, dan manfaatnya harus dirasakan seluas-luasnya oleh warga. Bersama, kita wujudkan Karawang yang lebih maju," tutupnya optimistis.

Penulis : Kinah