Mengalirkan Dedikasi, Menuntaskan Pengabdian: Melepas Sang "Penjaga Mata Air", Bapak Endang Saripudin


Hukum Suara.com -KARAWANG – Seringkali, kita lupa bahwa di balik setiap tetes air bersih yang mengalir lancar di keran rumah warga Karawang, ada dedikasi yang bekerja jauh sebelum matahari terbit. Hari ini, PERUMDAM Tirta Tarum Karawang harus melepas salah satu sosok yang telah mendedikasikan sebagian besar usia produktifnya untuk memastikan "nadi kehidupan" itu tetap terjaga: Bapak Endang Saripudin.

​Memasuki masa purnabakti, Pak Endang bukan sekadar menanggalkan seragamnya. Beliau meninggalkan sebuah jejak pengabdian yang tak akan mudah terlupakan. Bagi rekan sejawat dan jajaran direksi, beliau bukan sekadar karyawan; beliau adalah "penjaga mata air" yang dedikasinya tak pernah bisa dihitung dengan angka, melainkan dengan ketulusan yang ia tanamkan dalam setiap tetes air yang terdistribusi.

​Dalam perjalanannya, Pak Endang telah menjadi saksi bisu transformasi besar di tubuh PERUMDAM Tirta Tarum. Beliau berdiri tegak di garis depan, menembus tantangan teknis yang berat di lapangan hingga memecahkan dinamika pelayanan pelanggan yang tak jarang menguji kesabaran.

​Setiap kali pipa diperbaiki di bawah terik matahari atau saat kendala distribusi diatasi di tengah malam, di sanalah nama Pak Endang terukir. Beliau telah membuktikan bahwa loyalitas bukan hanya tentang bekerja, melainkan tentang menjaga kepercayaan masyarakat Karawang.

​Direksi dan segenap keluarga besar PERUMDAM Tirta Tarum melepas beliau dengan penuh haru dan rasa hormat yang mendalam. Dalam sebuah pesan apresiasi, manajemen menegaskan:

"Terima kasih, Pak Endang. Jejak langkah, kerja keras, dan dedikasi yang Bapak torehkan adalah fondasi kokoh bagi kami untuk terus melangkah. Bapak tidak hanya meninggalkan pekerjaan, Bapak meninggalkan warisan nilai tentang arti pengabdian yang sesungguhnya."


​Kini, gerbang purnabakti terbuka lebar. Ini adalah babak baru di mana waktu emas bukan lagi untuk urusan teknis perusahaan, melainkan untuk diri sendiri dan keluarga tercinta. Saatnya Bapak Endang mengejar hobi yang sempat tertunda dan menikmati hari-hari yang lebih tenang.

​Keluarga besar PERUMDAM Tirta Tarum melepas kepergian beliau dengan doa terbaik:

  • Sehat senantiasa dalam lindungan-Nya.
  • Bahagia tanpa batas dalam dekapan hangat keluarga.
  • Keberkahan melimpah dalam setiap helaan napas di masa pensiun.

​Selamat jalan, Pak Endang. Ingatlah bahwa pintu silaturahmi di Tirta Tarum akan selalu terbuka lebar. Bapak akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah besar perusahaan ini.

Selamat menikmati masa purnabakti dengan penuh makna, Bapak Endang Saripudin.

Penulis : Kinah